Sejarah

By marshanda 07 Apr 2014, 13:10:57 WIB

Dari Garasi ke Global: Sejarah Lengkap Google, Sang Raja Pencarian

Pendahuluan: Masa Kecil Dua Jenius

Pada Januari 1996, di balik pintu sebuah garasi sewaan di Menlo Park, California, dua mahasiswa doktoral Universitas Stanford, Larry Page dan Sergey Brin, memulai proyek penelitian yang mereka beri nama "BackRub". Ide mereka sederhana namun revolusioner: sebuah mesin pencari yang menganalisis "backlink" (tautan balik) antar situs web untuk menentukan otoritas dan relevansi sebuah halaman. Ini adalah awal dari sebuah algoritma yang kelak akan mengubah dunia: PageRank.

Bagian 1: Kelahiran Google (1997-1998)

Pada 15 September 1997, Page dan Brin mendaftarkan nama domain "Google.com", sebuah permainan kata dari istilah matematika "googol" (angka 1 diikuti 100 angka nol), yang mencerminkan misi mereka: mengorganisir informasi dunia yang tak terbatas. Dengan investasi awal dari keluarga, teman, dan investor malaikat seperti Andy Bechtolsheim (salah satu pendiri Sun Microsystems) yang menulis cek $100.000, Google Inc. secara resmi didirikan pada 4 September 1998.

Kantor pertama mereka adalah garasi Susan Wojcicki (kelak CEO YouTube) di Santa Margarita, Menlo Park. Saat itu, mesin pencari mereka sudah dapat menangani 10.000 kueri pencarian per hari, dan prinsip desainnya yang sederhana namun cepat mulai menarik perhatian.

Bagian 2: Era Pertumbuhan Eksponensial (1999-2004)

  • 1999: Google pindah ke kantor pertama di Mountain View (dikenal sebagai "The Googleplex") dan meluncurkan fitur pencarian dalam 10 bahasa. Mereka juga menolak tawaran akuisisi sebesar $1 juta dari Excite.

  • 2000: Menjadi raja pencarian dengan meluncurkan Google AdWords (iklan berbasis kata kunci, kini Google Ads), yang menjadi mesin pencetak uang utama mereka.

  • 2001: Eric Schmidt diangkat sebagai CEO, membentuk triumvirat kepemimpinan dengan Page (Presiden Produk) dan Brin (Presiden Teknologi).

  • 2002: Yahoo! (saat itu raja internet) menggunakan teknologi pencarian Google, sebuah legitimasi besar.

  • 2004: Google melantai di bursa saham NASDAQ dengan penawaran perdana (IPO) yang unik, menggunakan lelang daring. Mereka juga meluncurkan Gmail dengan kapasitas 1 GB (500x lebih besar dari pesaing), dan Google Maps yang mengubah cara kita melihat dunia.

Bagian 3: Diversifikasi dan Dominasi (2005-2010)

Google berubah dari perusahaan mesin pencari menjadi konglomerat teknologi:

  • 2005: Meluncurkan Google Earth dan membeli Android Inc., sebuah keputusan visioner yang akan menguasai mobile era.

  • 2006: Membeli YouTube seharga $1.65 miliar, dan meluncurkan Google Docs & Spreadsheets.

  • 2007: Memperkenalkan Android OS dan prototipe pertama Google Street View.

  • 2008: Meluncurkan browser Google Chrome, yang kelak menjadi browser paling populer di dunia.

  • 2010: Memperkenalkan Nexus One (smartphone Android) dan menghadapi tantangan regulasi pertama yang signifikan.

Bagian 4: Restrukturisasi dan Era AI (2011-Sekarang)

  • 2011: Larry Page kembali menjadi CEO. Google+ diluncurkan (dan akhirnya gagal).

  • 2012: Meluncurkan Google Glass (proyek eksperimental) dan Google Drive.

  • 2015: Melakukan restrukturisasi besar dengan membentuk induk perusahaan Alphabet Inc., dengan Google sebagai anak perusahaan utama. Sundar Pichai diangkat sebagai CEO Google.

  • 2016: Memperkenalkan asisten virtual Google Assistant dan perangkat keras Google Home.

  • 2017: Fokus pada Kecerdasan Buatan (AI) dan pembelajaran mesin sebagai masa depan.

  • 2018: Merayakan ulang tahun ke-20. Misi resmi diubah dari "Mengorganisir informasi dunia" menjadi "Mengumpulkan dan mengorganisir informasi dunia, dan membuatnya dapat diakses dan bermanfaat secara universal".

  • 2020-an: Dominasi di bidang AI generatif dengan Bard (kini Gemini), Search Generative Experience, dan integrasi AI di seluruh produk.

Bagian 5: Filosofi dan Kontroversi

Google membangun budaya dengan filosofi terkenal seperti "Don't be evil" (Jangan jahat) dan "10x thinking" (berpikir 10 kali lipat lebih baik). Namun, perjalanannya tidak tanpa kontroversi:

  • Isu privasi data dan pengumpulan informasi pengguna.

  • Tuduhan monopoli dan praktik anti-persaingan dari regulator di AS dan Eropa.

  • Tantangan disinformasi dan moderasi konten.

  • Protes internal terkait etika AI dan proyek militer.

Kesimpulan: Lebih Dari Sekadar Mesin Pencari

Dari sebuah algoritma di garasi, Google telah tumbuh menjadi salah satu perusahaan paling berpengaruh di planet ini, dengan lebih dari 90% pangsa pasar mesin pencari global dan produk yang menyentuh hampir setiap aspek kehidupan digital. Google bukan hanya kata kerja (to google), tetapi sebuah infrastruktur kritis bagi pengetahuan manusia.

Sejarah Google adalah cerminan era internet itu sendiri: inovasi yang berani, ekspansi yang agresif, dampak yang mendalam, dan tanggung jawab yang besar. Masa depannya akan ditentukan oleh bagaimana mereka menavigasi tantangan etika, kompetisi, dan terus mewujudkan misi awalnya: membuat informasi dunia dapat diakses dan bermanfaat bagi semua orang.

Fakta Cepat:

  • Nama asli: BackRub (1996)

  • Nama domain: Google.com (didaftarkan 15 September 1997)

  • Motto tak resmi awal: "Don't be evil"

  • Jumlah pencarian per hari (2024): Lebih dari 8.5 miliar

  • Karyawan pertama: Craig Silverstein

  • Warna logo: Menggunakan warna primer dengan huruf "L" hijau, melambangkan penolakan terhadap aturan konvensional.